Bingkis Kecewa


Bingkis Kecewa


Dan pada bening yang menetes

Aku bertanya

Kapankah nyanyian airmata mengering

Basahi perih luka


Pun pada sejati cinta

Aku bertanya

Mengapa asa ini tak jua mati

Ditikam dusta berkali kali


Kekasih, pada genangan kecewa

Aku bertanya

Haruskah kumaafkan

Dupa rasa yang sering di abaikan


Perihal cacian kata

Aku bertanya

Seberapa besar tumpukan ucap berserak

Menjadikan luka semakin menganga


Dan pada rintihan harap dalam do'a 

Aku bertanya

Masihkah diterima kesunyian rindu seakan kilat menggunung


Kekasih,

Jika takdirku terpuruk

Tergeletak dalam kekecewaan

Maklumat ucap tetap dalam pelukan

Meski raga sekedar ingatan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencintai atau dicintai

Dunia sebagai Ujian